Panduan Lengkap Pendirian PT Berdasarkan Permenkum 49 Tahun 2025
Permenkum No 49 Tahun 2025 memberikan aturan terbaru tentang pendirian Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia. Regulasi ini menjadi dasar hukum terbaru yang wajib dipahami oleh pengusaha, startup, dan UMKM yang ingin mendirikan badan usaha berbadan hukum.
Artikel ini membahas tahapan, syarat, dokumen, dan tips praktis pendirian PT sesuai regulasi terbaru.
Apa Itu Pendirian PT Menurut Permenkum 49/2025?
Pendirian PT adalah proses pembentukan badan hukum perseroan yang didirikan berdasarkan perjanjian (persekutuan modal) atau oleh satu orang (PT perorangan). Setelah disahkan, PT memiliki status badan hukum yang terpisah dari pemiliknya.
1. Jenis PT Menurut Permenkum 49 Tahun 2025
✅ PT Persekutuan Modal
PT persekutuan modal adalah PT yang didirikan oleh dua orang atau lebih berdasarkan perjanjian dan modal terbagi dalam saham.
✅ PT Perorangan
PT perorangan adalah badan hukum yang didirikan oleh satu orang untuk usaha mikro dan kecil melalui pernyataan pendirian elektronik.
2. Tahapan Pendirian PT Persekutuan Modal
🔷 1. Penentuan Nama PT
Nama PT harus unik, tidak bertentangan dengan ketertiban umum, dan belum digunakan oleh PT lain.
🔷 2. Pembuatan Akta Pendirian oleh Notaris
Pendiri membuat akta pendirian dalam bahasa Indonesia yang memuat:
Identitas pendiri
Struktur modal dan saham
Direksi dan komisaris
Maksud dan tujuan usaha
🔷 3. Pengajuan melalui SABH
Notaris mengajukan permohonan pendirian PT secara elektronik melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).
🔷 4. Pengesahan Badan Hukum
Menteri Hukum menerbitkan Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum secara elektronik setelah permohonan diterima.
3. Dokumen Wajib Pendirian PT (Permenkum 49/2025)
Dokumen yang harus disiapkan antara lain:
Akta pendirian PT
Bukti setor modal
Minuta akta pendirian
Surat keterangan alamat perusahaan
Dokumen Beneficial Owner
Pernyataan kesanggupan memperoleh izin usaha
Pernyataan kesanggupan memperoleh NPWP
4. Bukti Setor Modal Menurut Permenkum 49/2025
Bukti setor modal dapat berupa:
Slip setoran bank
Surat keterangan bank
Surat pernyataan setor modal
Bukti pembelian aset jika modal non-uang
Modal dapat berupa uang atau aset lainnya yang dinilai oleh ahli.
5. Pendirian PT Perorangan (Cara Praktis)
PT perorangan didirikan dengan:
Mengisi Pernyataan Pendirian secara elektronik
Tidak wajib notaris pada tahap awal
Dapat dilakukan oleh satu orang pendiri
PT perorangan wajib memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.
6. Biaya Pendirian PT
Biaya pendirian PT meliputi:
Jasa notaris
Biaya PNBP Kementerian Hukum
Biaya administrasi izin usaha
Besaran biaya bervariasi tergantung kompleksitas struktur PT.
7. Tips Agar Pendirian PT Tidak Ditolak
Pastikan nama PT unik dan tidak melanggar ketentuan
Lengkapi seluruh dokumen pendukung
Pastikan data di akta sesuai formulir SABH
Gunakan notaris berpengalaman
8. Keuntungan Mendirikan PT
Perlindungan hukum pemilik
Akses pembiayaan lebih mudah
Kredibilitas bisnis meningkat
Struktur bisnis profesional
Kesimpulan
Permenkum No 49 Tahun 2025 mempermudah dan memodernisasi proses pendirian PT di Indonesia melalui sistem elektronik SABH. Pengusaha disarankan memahami tahapan dan persyaratan agar proses pendirian berjalan cepat dan sesuai hukum.
FAQ (Pertanyaan Umum)
❓ Apakah pendirian PT wajib melalui notaris?
PT persekutuan modal wajib melalui notaris, sedangkan PT perorangan dapat didirikan tanpa notaris.
❓ Berapa lama proses pendirian PT?
Jika dokumen lengkap, pengesahan PT dapat dilakukan dalam waktu singkat secara elektronik.
❓ Apakah modal PT harus disetor ke bank?
Modal dapat disetor dalam bentuk uang atau aset, dengan bukti setor sesuai ketentuan.
👉 Butuh bantuan pendirian PT? Hubungi Notaris & PPAT Fitri Budiani ( WhatsApp: +62 851-8685-0625 ) untuk layanan pendirian PT profesional dan konsultasi hukum bisnis.